Welcome to Poso

Festival Budaya Poso 2010

Posted on: 25 October 2010

Gadis Poso dalam balutan pakaian tradisional suku Pamona

Sepekan ini sejak hari Senin, 24 Oktober 2010, Poso menyelenggarakan perhelatan budaya yang dikemas dalam dua judul berbeda. Setengah pekan dilaksanakan Festival Budaya Daerah (FBD) dan setengah pekan berikutnya diadakan festival tahunan yang sudah cukup terkenal yaitu Festival Danau Poso (FDP).

FBD  dan FDP, menurut undangan yang beredar, akan dibuka dengan sambutan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik. FBD sendiri akan diikuti oleh 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Poso. Setiap Kecamatan menampilkan atraksi kesenian dan pawai budaya.

FDP yang ke-13 kalinya ini mengambil tema perdamaian. Suatu pesan yang sarat makna diharapkan terhembus dari pelaksanaan acara akbar ini. Nama besar Danau Poso yang eksotis tentu merupakan daya tarik tersendiri. Akan tetapi Pemerintah Propinsi Sulteng dan Pemda Poso selaku penyelenggara acara sepertinya masih setengah hati untuk menampilkan acara ini dengan baik. Entah kurang percaya diri, atau apakah ritual ini sudah terlanjur dianggap kebiasaan yang mesti ada setiap tahun.

Di kota Poso, sampai dengan pekan terakhir menjelang pelaksanaan FBD/FDP, sama sekali tidak ada spanduk atau iklan yang menginformasikan acara penting ini. Apalagi di kota Palu sebagai gerbang utama ke Sulawesi Tengah. Tidak usah berbicara tentang media pemasaran online atau media massa. Pemberitaan atau informasi tentang acara ini sangat minim dan terbatas. Bahkan di blog humas pemda Poso, FDP ternyata tidak diberitakan.

Event penting sekelas Festival Danau Poso seharusnya telah ‘dijual’ jauh-jauh hari sebelumnya agar dapat menarik wisatawan dan pelaku ekonomi ke dalamnya sehingga efeknya lebih nayat bagi masyarakat Poso. FDP perlu dikemas dengan lebih baik, ditangani oleh orang-orang profesional, serta melibatkan pihak swasta yang lebih luas, termasuk  pelaku dunia pariwisata.

Meskipun demikian, harus diakui FDP selalu menarik ribuan warga lokal yang haus hiburan. Panitia memperkirakan 10 ribuan orang akan mengunjungi FDP kali ini. Atraksi budaya yang diadakan di arena khusus menjadi magnet utama. Antusiasme masyarakat mempersiapkan acara patut diberi acungan jempol. Pamona selalu bersolek keindahan setiap kali FDP menjelang.

Anda yang membaca artikel ini jangan sampai ketinggalan acara Festival Danau Poso akhir pekan ini 29 – 31 Oktober. Artikel ini sekaligus undangan untuk menikmati keunikan budaya Pamona dan keindahan alam tanah Poso. Transportasi ke Poso saat ini sudah gampang kok.

Semoga FDP ke-14 tahun depan lebih bergaung, karena Festival Danau Poso bukan sembarang Festival sehingga setiap orang yang menyaksikannya, mengatakan aku cinta Poso. Karena ternyata Poso pantas untuk dicintai.

1 Response to "Festival Budaya Poso 2010"

i love poso……………poso indah bgt,maju terus poso,,,,,

Comments are closed.

%d bloggers like this: