Welcome to Poso

Pilkada Poso 2010

Posted on: 2 May 2010

Balon Bupati & Wakil Bupati Poso 2010 - 2015

Pemilihan Kepala Daerah Tk II Poso rencananya akan diselenggarakan tanggal 02 Juni 2010. Sebagaimana euphoria Pilkada di daerah lain, kabupaten Poso pun semarak dengan gambar-gambar calon bupati dan wakil bupati Poso.

Terdapat empat pasang calon bupati dan wakil bupati yang bakal berkompetisi kali ini. Menariknya, keempat pasangan ini berasal dari berbagai latar belakang yang beragam.

Berikut gambaran profil singkat calon bupati dan wakil bupati Poso yang akan berkompetisi dalam Pilkada Poso 2010, sesuai nomor urut:

1. Hendrik Gary Lyanto – Abdul Muthalib Rimi

Hendrik Gary Lyanto biasa dipanggil Aceo merupakan putra Poso yang menjadi pengusaha sukses dengan basis usaha di Jakarta dan Surabaya. Di Luwuk, ia membangun Luwuk Shopping Mall (LSM) melalui bendera PT Gemilang Mandiri Investama. Sebagai pengusaha, dia berharap bisa membangun pabrik pengolahan hasil pertanian di tanah Poso. Pendamping Aceo, Abdul Muthalib Rimi saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Poso. Segudang pengalaman di birokrasi jelas menjadi keuntungan tersendiri bagi Thalib, panggilan akrabnya. Selain itu, pria kelahiran Mapane yang bergelar Master Hukum ini juga aktif di organisasi sosial keagamaan. Salah satunya adalah memimpin Yayasan Ittihadul Ummah.

Pasangan ini didukung oleh Partai Golkar, Gerindra, PAN dan PPP

2. Sony Tandra – Mulyadi

Sonny Tandra memiliki pengalaman legislatif dan bisnis. Pengusaha muda ini masih tercatat sebagai anggota DPRD Sulawesi Tengah. Namanya cukup terkenal sebagai seorang yang santun dan berjiwa sosial. Ia akan berdampingan dengan Mulyadi, seorang Kolonel purnawirawan. Mulyadi pernah menjabat sebagai Komandan Kodim di Luwuk (1992 – 1997) dan Komandan Kompi B Poso (1973 – 1979). Karir legislatif pun pernah dilakoninya sebagai pimpinan DPRD.

Pasangan ini diusung Partai Patriot,Partai Hanura, PBR, PDIP,PPI,dan PPPI.

3. Frans Wangu Sowolino – Burhanuddin Andi Masse

Frans bukan wajah lama dalam Pilkada Poso. Dalam Pilkada sebelumnya, Frans adalah runner up kompetisi ini setelah perolehan suaranya dilampaui Piet Inkiriwang. Pengalamannya di dunia birokrasi pemerintahan dan kegiatan sosial kemasyarakatan dapat menjadi poin tersendiri bagi Frans. Sementara itu Burhanuddin Andi Masse berkarier di dunia pendidikan dan saat ini merupakan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Komisariat Provinsi Sulawesi Tengah periode 2009-2013. Ia juga aktif sebagai Pembantu Ketua I STMIK Bina Mulia Palu, dan Sekretaris Forum Rektor Sulawesi Tengah.

Pasangan ini didukung oleh PDS, PKPI dan PDP

4. Piet Inkiriwang – Syamsuri.

Piet Inkiriwang sebagai incumbent bupati Poso saat ini sebelumnya memiliki karier di dunia Kepolisian. Dunia legislatif pun pernah dijalani dengan menjadi anggota DPRD Sulawesi Utara. Posisi sebagai bupati yang masih menjabat, membawa keuntungan tersendiri bagi Piet yang didampingi Syamsuri dalam Pilkada 2010 ini. Syamsuri saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas PU Kabupaten Poso. Keduanya mengusung motto kampanye: PERISAI.

Pasangan ini didukung oleh Partai Demokrat.

Meskipun terdapat perbedaan baik berupa partai pengusung, visi misi, ataupun latar belakang, tetapi keempatnya sepakat melakukan kompetisi secara sehat dan mengedepankan kepentingan rakyat terlebih keamanan dan kedamaian Poso.

%d bloggers like this: