Welcome to Poso

Gold Eagle Datang, Poso Makin Sibuk

Posted on: 16 April 2010

Seorang buruh pelabuhan Poso menggantung di crane

16 April 2010, sebuah kapal besar merapat di Pelabuhan Poso. Tulisan besar ’Gold Eagle’ terpampang di dinding buritan kapal berbendera Panama tersebut. Badan kapal dengan panjang sekitar 95m langsung menutup dermaga pelabuhan yang hanya sekitar 75m.

Gold Eagle tercatat sebagai kapal barang impor kedua yang memasuki Pelabuhan Poso di tahun 2010. Gold Eagle kali ini membawa sekitar 2.400 ton barang-barang keperluan pembangunan PLTA Poso yang dikerjakan oleh PT Poso Energy.

Kesibukan di Pelabuhan Poso sendiri cukup meningkat. Selain buruh dan pegawai instansi pelabuhan, kedatangan Gold Eagle juga menarik perhatian masyarakat. Tidak jarang, kegiatan bongkar muat dari kapal besar tersebut menjadi tontonan tersendiri.

Menanggapi masuknya barang impor ke Poso, Adeltus Lolok, Kepala Bea Cukai Poso mengungkapkan bahwa Poso sebetulnya sangat siap untuk melayani ekspor impor meski masih perlu pembenahan sana-sini.

”Tahun 2009 lalu, sejumlah proses impor sudah kita layani di Poso. Berlanjut ke tahun 2010 ini. Kita harapkan kondisi yang baik ini terpelihara terus karena sebetulnya Poso merupakan daerah yang strategis dan sangat potensial,” kata Adeltus.

Beberapa wartawan yang mempertanyakan kemampuan personil Bea Cukai Poso dalam menghadapi kemungkinan penyelundupan, Adeltus mengungkapkan kesanggupan institusinya.

”Dari segi jumlah, pegawai Bea Cukai Poso memang hanya 6 orang saat ini. Tetapi proses impor ataupun ekspor selalu mendapat pengawasan yang berlapis, bahkan sejak barang masih berada di luar negeri. Khusus barang PLTA ini ’kan bukan barang jualan kayak handphone atau elektronik. Kami juga selalu berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk bersama-sama mengamankan proses ekspor impor supaya berjalan sesuai aturan,” Adeltus menuturkan.

Kondisi Pelabuhan Poso yang agak sempit memang sedikit menyulitkan pergerakan mobil-mobil truk yang mengangkut container dan barang lainnya.

”Tidak lama lagi pelabuhan kita diperluas kok,” kata seorang bapak yang menemani Posocity.

Gold Eagle di Pelabuhan Poso

%d bloggers like this: