Welcome to Poso

Rusuh di Rutan, Poso Tenang

Posted on: 5 April 2010

Berita tentang kerusuhan di Rumah Tahanan Poso, merebak beberapa hari terakhir. Beberapa pesan kekuatiran mempertanyakan hal tersebut kepada Posocity.  Kebanyakan penanya mengkuatirkan kejadian tersebut jangan sampai berdampak negatif terhadap ketenangan Poso yang saat ini sangat kondusif.

Kerusuhan di Rumah Tahanan itu sendiri sebetulnya bukan hal yang patut dibesar-besarkan. Juga tidak seheboh yang dibayangkan orang. Hanya karena peristiwanya terjadi di Poso, maka beritanya jadi kelewat besar.

Peristiwa berawal dari seorang tahanan titipan Batalyon 714 Poso bernama Ikhsan yang ingin merayakan rencana pelepasannya dari tahanan tersebut. Ikhsan rencananya akan dibebaskan tanggal 3 April 2010.  Sayangnya Ikhsan merayakannya dengan sedikit berlebihan dan mengganggu penghuni rutan lainnya yang kebetulan sedang beribadah. Akibatnya ketersinggungan seolah mengarah ke isu sensitif, agama.

Perselisihan menjadi agak ramai karena tahanan lain ikut nimbrung. Perkelahian sempat terjadi mengakibatkan beberapa orang terluka, termasuk 2 orang anggota Brimob yang mencoba mengamankan situasi. Para korban luka dilarikan ke RSUD Poso. Saat berita ini ditulis, kondisi mereka sudah membaik dan beberapa bahkan sudah dipulangkan.

Poso Tenang

Pasca pertikaian di Rutan, beberapa media memberitakan situasi Poso tegang. Sebetulnya, penjagaan memang diperketat di sekitar Rutan Poso. Selebihnya tidak ada peningkatan pengamanan yang berlebihan. Kapolda Sulteng, Brigjen Amin Saleh, meninjau langsung Rutan Poso (03/04) dan menginstrikan pengamanan seperlunya.

Beberapa komentar masyarakat Poso memang menyayangkan kejadian tersebut. “Kitorang tidak mau rusuh-rusuh lagi, so capek. Lebeh baek bagini, kerja enak, cari rejeki tenang. Kalau mau bekeng rusuh, jangan datang ke Poso.”

Posocity sempat bertemu Jana Wakowska, 21, pemuda asal Polandia di pasar sentral Poso. Ia menyatakan kekagumannya pada alam Poso yang sudah ia jelajahi selama seminggu.

“This is a very beautiful region,” katanya sambil menyeka peluh. Rupanya Jana sudah mengunjungi berbagai lokasi wisata utama di Poso seperti Danau Poso dan Togean Islands.

“Saya ingin kembali lagi ke sini suatu saat,” katanya dengan bahasa Indonesia yang sedikit tersendat. Jana memang sedang mengikuti program pertukaran mahasiswa di Universitas Pasundan, Bandung.

Ok Mister, jangan lupa belik ke Poso ya, cause Poso is beautiful.

%d bloggers like this: