Welcome to Poso

Terbang ke Poso

Posted on: 8 February 2010

Menyambut Cassa di Bandara Poso

Senin, 8 February 2010. Sebuah pesawat Cassa 212 terbang rendah mendekati landasan Bandara Kasiguncu, Poso. Di landasan berjejer puluhan orang. Beberapa orang diantaranya berpakaian dinas pemda Poso. Terlihat juga gadis-gadis dalam balutan baju adat Pamona, suku asli masyarakat Poso. Tak berapa lama, pesawat berhenti tepat di depan penyambutnya.

Puluhan orang lagi mendekati pesawat. Bupati Poso, Piet Ingkiriwang kemudian menggelar upacara penyambutan, Pekasiwia, terhadap crew pesawat. Itulah penanda baru dalam sejarah Poso. Pembukaan kembali penerbangan Makassar – Poso.

Pesawat yang mendarat tersebut dioperasikan oleh PT Sabang Merauke Air Carter (SMAC), sebuah perusahaan penerbangan yang kebanyakan melayani rute-rute perintis. Jumlah seat pesawat ini hanya 22.

Dalam sambutannya, Bupati Poso mengungkapkan kegembiraannya atas penerbangan perdana dari Makassar ini.

“Saya minta ke depan PT SMAC tidak mengirimkan pesawat kecil lagi. Karena Bandara Poso sebetulnya sangat strategis untuk mendukung bandara lain di sekitarnya. Dari segi landasan, beberapa hari yang lalu Pak Jusuf Kalla sudah mendarat di sini dengan pesawat jet dengan kapasitas lebih dari 100 tempat duduk. Jadi tidak ada masalah. Mengenai penumpang, tidak perlu kuatir. Karena bandara Kasiguncu Poso ini, penumpangnya bukan hanya dari Poso, tetapi dari kabupaten lain seperti Parigi, Tojo Una-una dan Morowali.”

Dalam paparannya Piet juga mengemukakan bahwa bandara Kasiguncu Poso sedang dalam tahap penambahan runway yang diharapkan sampai 2200m. Selain itu bandara ini akan dilengkapi juga dengan berbagai fasilitas untuk memungkinkan pesawat berukuran lebih besar dapat mendarat.

“Target kita minimal Lion dan Batavia bisa segera mendarat di Poso,” kata Piet mengungkapkan harapannya.

Lebih dari itu, penerbangan ini sendiri sangat bermakna untuk membuka isolasi Poso dalam hal transportasi udara. Sebelumnya telah ada penerbangan Poso – Palu dan Poso – Gorontalo. Belakangan rute Poso – Palu ditutup karena kurang diminati. Masyarakat lebih menyukai transportasi darat untuk rute tersebut.

Rute Makassar – Poso sepertinya lebih prospektif mengingat banyaknya masyarakat Bugis – Makassar yang berdiam di Poso. Hubungan ekonomi Poso – Makassar sebagai kota terbesar di Sulawesi, juga lebih dinamis. Dalam penerbangan perdana tersebut, calon penumpang dari Poso terdaftar 40 orang. Sayangnya hanya 13 orang yang bisa diangkut karena sebagian seat terpakai untuk mengangkut balik crew dan staf PT SMAC.

Penerbangan Makassar – Poso oleh pesawat ini dilakukan 3 kali seminggu yaitu Senin, Kamis dan Sabtu. Untuk penerbangan Kamis dan Sabtu, mengambil rute: Makassar – Bua – Masamba – Seko – Poso dan sebaliknya. Penerbangan Senin mengambil rute Makassar – Poso – Gorontalo pp.

Harga tiket Poso – Makassar hanya Rp352 ribu. Yuk ke Poso…!

%d bloggers like this: