Welcome to Poso

Mencoba Dornier Jerman

Posted on: 28 August 2010

Dornier 328 at Kasiguncu Airport

Penerbangan Express Air ke Poso sempat menghilang sementara waktu. Akan tetapi tanggal 27 Agustus 2010, Express Air kembali menerbangi rute Poso – Makassar pulang pergi 2 kali seminggu. Jadi saat ini Poso sudah diterbangi pesawat dari Makassar 5 hari seminggu. 3 penerbangan lainnya diopeasikan oleh SMAC (Sabang Merauke Air Charter).

Dengar-dengar kata orang, terbang dengan pesawat kecil agak sedikit mendebarkan. Mungkin karena ukurannya yang kecil sehingga pesawata mudah tertiup angin kesana kemari di angkasa sana. Benarkah?

Kesempatan mencoba pesawat Express Air yang akan terbang ke Makassar tanggal 27 Agustus. Pesawat jenis Dornier 328 tersebut berkapasitas 32 kursi, masih terlihat baru. Tampilannya sekilas mirip jet pribadi he he.. Pihak Express Air memang baru-baru ini menambah armadanya dengan Dornier 328 buatan Jerman untuk menerbangi rute-rute perintis sampai Irian Jaya.

Jam 14.00 pihak travel di Poso sudah menghimbau supaya segera ke bandara Kasiguncu karena pesawat akan diberangkatkan jam 15.00. Enak juga ya, kita malah diingatkan pihak travel. Padahal kami sudah di bandara hanya belum check in karena keasyikan ngintip Dornier dari jauh.

Interior Dornier 328 Express Air

Tidak berapa lama, penumpang diminta berjalan ke dalam lapangan bandara langsung naik pesawat. Ternyata hari itu, kami hanya ber-12 orang di pesawat. Jadi kami bebas memilih seat. Satu baris kursi terdiri dari 3 kursi. Lutut terasa lega, jauh lebih lapang dari pesawat komersial lain yang berbadan gede. Barang bawaan pun ada tempatnya di atas kabin yang memadai. Pada pesawat SMAC, tidak ada tempat untuk menaruh tas tentengan.

Mbak pramugari, meski sendirian, tidak kalah sigap melaksanakan tugasnya. Pesawat mulai bergerak perlahan menyusuri runway Kasiguncu. Ajaib, suaranya halus banget padahal 2 baling-baling di sayap berputar kencang. Saat take off juga mulus.

Karena ketinggian penerbangan tidak terlalu tinggi, sepanjang perjalanan dapat menjadi wisata alam yang sangat menarik. Lukisan alam Sulawesi membentang di bawah sana menyajikan aneka pemandangan. Gunung-gunung batu khas Sulawesi, danau berseling persawahan, untaian sungai ditengah hijau pepohonan…sungguh sajian yang menakjubkan.

Perjalanan satu jam ke Makassar tentu saja tidak terasa. Pendaratan di bandara Sultan Hasanuddin juga berjalan mulus. Wah, transportasi Makassar Poso sekarang sangat nyaman dan tentu saja hemat waktu. Coba dengan Dornier, setiap Selasa dan Jumat.Tentu saja penerbangan ini dapat diatur supaya connecting dengan penerbangan ke Jakarta.

Harga tiket Makassar Poso? Cuma Rp455.000.

About these ads

2 Responses to "Mencoba Dornier Jerman"

Semoga pihak ekspres air bisa menambahkan armadanya ke poso dan tidak menutup kemungkinan mengganti pesawat dengan kapasitas seat yg lebih besar . Ini tergantung masyarakat dan Pemda setempat kalo mau poso lebih maju manfaatkan fasilitas yang ada

wow.poso indah bgt……..saya harap ……..penerbangan di poso dpt lebih maju lagi,,,,,majulah poso……(bandung)

Comments are closed.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: