Welcome to Poso

Danau Poso dan Air Luncur Saluopa

Posted on: 6 May 2009

Poso Lake, view from Siuri

Poso Lake, view from Siuri

Selasa pagi (05/05/09) jam 08.00 kami meninggalkan kota Poso menuju Tentena yang berjarak sekitar 60 km dari Poso. Perjalanan menyusuri pegunungan turun naik. Sesekali kendaraan kami harus rebutan jalan dengan truk-truk besar yang membawa material untuk pembangunan PLTA Poso Energy di desa Sulewana, Poso.

Sepanjang perjalanan serasa disuguhi lukisan hidup. Ratusan pohon kelapa berseling dengan pemandangan pegunungan, desa-desa yang permai. Bunga-bunga di sepanjang jalan menuju Tentena sangat indah. Sesekali terlihat arsitektur Bali yang unik karena keberadaan pemukim Bali yang sudah ada di Poso sejak beberapa generasi yang lalu. Rasanya tidak tahan untuk berhenti tiap beberapa ratus meter untuk mengambil gambar obyek-obyek yang unik dan indah.

Tanpa terasa kami memasuki pasar Tentena, menyeberang jembatan tua yang menyajikan sempilan danau Poso. Di sekitar tempat ini, kehidupan masyarakat terkadang menjadi sajian menarik juga bagi para pelancong.

Dari pasar Tentena, kurang lebih 10 km perjalanan menyusur danau Poso yang terkenal indah. Airnya biru tenang dipadu alam pegunungan yang sangat indah. Kami berhenti di Siuri, salah satu sisi danau Poso.

Di Siuri, terdapat satu lokasi tepian danau Poso yang berpasir halus layaknya pantai. Pasirnya kuning keemasan terhampar landai ke dalam danau yang bening sehingga sangat menggoda untuk berenang atau sekedar berjalan-jalan. Danau yang sangat luas terhampar di depan, kicauan burung di sekitarnya, udara sangat sejuk khas pegunungan. Waktu sehari terasa kurang untuk menikmati karya Tuhan ini.

Air danau Poso bersumber dari sungai-sungai yang mengalir dari pegunungan di sekitarnya. Danau ini menjadi sumber air yang tak berkesudahan untuk mengairi tanah dan sawah Tentena dan sekitarnya. Air dari danau Poso juga menjadi penggerak turbin PLTA Poso Energy.

Tidak jauh dari danau Poso terdapat air terjun Saluopa. Ada yang menyebutnya air luncur, karena airnya memang tidak benar-benar terjun. Memasuki kawasan Saluopa mengingatkan pada Taman Safari di Bogor dan Zoo Singapore.

Setelah membayar karcis (hanya Rp1.500 per orang!!) tanda masuk, kita segera disambut hutan tropis yang sejuk. Berjalan kaki 500m ke dalam hutan, terasa alam yang sangat berbeda. Sejuk, tenang.

Suara alam semakin memikat dengan deraian air sungai kecil yang mengiringi perjalanan. Tiba di kaki Saluopa, hati rasanya tidak bisa ditahan untuk segera merasakan sejuknya air bening yang mengalir dari atas sana.

Saluopa, stage 3 & 4.

Saluopa, stage 3 & 4.

Kami lalu menyusuri anak tangga di sisi air luncur dan menyaksikan pemandangan yang luar biasa indah dan megah. Air deras seolah berlompatan dari atas sana mengikuti lengkungan batu-batu besar yang tersusun berundak sedemikian membentuk sekitar 12 undakan. Setiap sudut selalu menyajikan pemandangan dan kesan yang indah. Kamera tidak berhenti mengabadikan orkestra air di tengah hutan ini.

Kami sempat bertemu serombongan turis asal Belanda yang tak henti mengagumi keindahan Saluopa dan hutannya.

”Kamu harusnya sangat bersyukur karena memiliki keindahan alam seperti ini. Kami di Belanda tidak punya (yang seperti ini),” kata Erick salah seorang diantara turis tersebut kepada kami. ”Pemerintah di sini harus menjaga dan mengembangkan kawasan ini dengan baik. Mudah-mudahan kami bisa ke sini lagi.”

Tak terasa hari sudah sore. Beberapa lokasi sekitar yang mesti dikunjungi termasuk Taman Anggrek Bancea yang menyajikan koleksi anggrek unik dari hutan Poso dan sekitarnya.

Lihat Gallery Foto untuk melihat gambar Danau Poso dan air terjun Saluopa lainnya.

About these ads

8 Responses to "Danau Poso dan Air Luncur Saluopa"

wah keren banget tuh sungai Saluopa nya. Mantap! Mudah2an suatu waktu saya bisa melihat langsung sungainya. Ternyata Kota Poso bagus juga :) (Yogyakarta)

bener-bener ga nyangka kalo kalo di poso ada pemandangan seperti ini.
kalo semua na udah bagus dari awal na… knapa harus ada rusuh2 lagi???
keep in peace always, guys!!!!! thanks for sharing this. much appreciated (Banda Aceh)

mantabb…air terjun nya eh, air luncurnya, pengen jadinya maen kesana….
dan bener kata tu bule,harus tetap dijaga oleh semua pihak di poso terutama pemerintah daerahnya, jgn sampe nanti tinggal kenangan aja…sayang khan..:)…(Jakarta)

air terjunnya indah sekali, semoga infrastuktur menuju lokasi2 indah seperti ini di poso semakin baik sehingga semakin banyak turis baik lokal maupun mancanegara dapat melihat keindahannya secara langsung… (see with their own eyes)…. semoga saya mendapat kesempatan untuk lihat secara langsung,… keep peace, kita semua saudara… (Jakarta)

wah…keren juga…
pemda-nya jikalau bisa harus promosi lebih gencar lagi…
kita orang baru tahu ada tempat bagus disana..
jaga bae bae keindahan alam, lahan jangan dijual lalu dibikin supermarket ya… (Darwin, Australia)

that’s beautiful scenery……..
ternyata poso mempunyai tempat wisata yang tak kalah dengan tempat tempat lain…. ini PR bagi pemda poso untuk mengelola dan mempromosikan kepada turis agar membuat mereka tertarik utnuk mengunjungi…..serta melihat pemandangan danau poso yang exotic n menawan…..(Poso)

Gila keren abisss kayanya para diver ada lokasi baru buat diving nih……keren abis.Indonesia harus bangga punya banyak tempat indahhhh buat di kunjungi n dibanggain. yang kaya gini kudu dijaga, dirawat n di promisiin. Nabung…nabung next trip Poso…….saluttt. (Jakarta)

tempat tujuan baru ni selain kota indah di perbatasan kalbar (entikong-red) hehehe bagus juga buat reunian **boys ya bro.

Comments are closed.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 3,165 other followers

%d bloggers like this: